Home Entertainment Akhirnya Ayah Bripda Randy Minta Maaf, Ungkap Rencana Pernikahan Anaknya dan NWR...

Akhirnya Ayah Bripda Randy Minta Maaf, Ungkap Rencana Pernikahan Anaknya dan NWR : Calon Mantu Saya

Ayah Bripda Randy Bagus, Niryono akhirnya angkat bicara terkait kasus kematian yang menimpa mahasiswi berinisial NWR (23).

Niryono meminta maaf atas kegaduhan yang telah dibuat anaknya, Bripda Randy Bagus atas kematian NWR.

Seperti diketahui, Bripda Randy Bagus yang merupakan anggota Polres Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kematian NWR.

Bripda Randy Bagus mengaku telah melakukan perbuatan aborsi dengan menggunakan sarana obat khusus penggugur kandungan.

Pria kelahiran Pandaan, Pasuruan itu, terbukti terlibat dalam upaya aborsi sebanyak dua kali atas kehamilan yang dialami pacarnya, NWR, pada Maret 2020 dan Agustus 2021 kemarin.

Terkait kasus anaknya yang telah menghamili dan meminta NWR aborsi, Niryono buka suara.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id, Niryono tidak banyak memberikan pernyataan.

Mewakili keluarga, Niryono meminta maaf atas kasus yang disebabkan oleh ulah anaknya, Bripda Randy Bagus.

“Saya sebagai orang tua sekaligus mewakili sekeluarga besar keluarga Bripda Randy, saya minta maaf sebesar – besarnya ke publik atas kejadian yang terjadi dan membuat gaduh publik,” kata Niryono dikutip pada Senin (6/12/2021).

Lebih lanjut, Niryono pun mengucapkan belasungkawa untuk NWR.

Dalam ucapannya, Niryono menyebut bahwa NWR adalah calon menantunya.

“Saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya calon menantu Saya, Novia. Mudah-mudahan Novia diterima di sisi Allah SWT. Saya sangat kasihan dan prihatin,” pungkas Niryono dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Pasuruan Hari Ini.

Niryono mengakui sempat melayat ke rumah NWR, saat sang mahasiswi itu ditemukan tewas di atas makam ayah kandungnya di Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Ya jelas, saya melayat ke sana,” kata Niryono.

Menyebut NWR adalah calon menantunya, Niryono mengurai rencana pernikahan Bripda Randy Bagus dengan korban.

Niryono menyebut jika anaknya, Bripda Randy Bagus akan melanjutkan hubungan bersama NWR ke jenjang hubungan yang lebih serius yakni pernikahan.

“Kami juga sudah ke rumahnya (NW) di Sooko, Mojokerto. Saya sudah menanyakan ke orang tuanya, dan saat itu orang tua NW jawabannya juga oke,” ujar Niryono.

Menurut Niryono, hubungan Bripda Randy Bagus dan NW ini memang mengarah ke hubungan yang lebih serius.

Namun, saat disinggung terkait kapan rencana pelaksanaan pernikahan antara anaknya dan NWR, Niryono tidak menjawabnya.

“Iya kalau kapan pernikahannya silahkan saja tanyakan ke Randy dan NW. Kalau orang tua hanya mengikuti saja, yang menentukan ya mereka. Lagipula, NW kan masih sekolah (kuliah) belum lulus,” jelas Niryono.

Di sisi lain, Niryono juga menyampaikan jika tidak semua yang viral di media sosial (medsos) dan berkembang itu benar.

Ada beberapa isu yang tidak benar.

Disampaikannya, tudingan jika dirinya dan keluarga besar Bripda Randy tidak bertanggung jawab atas hubungan gelap yang terjadi tidak benar.

Niryono juga membantah isu bahwa dirinya adalah anggota dewan.

“Saya ini bukan anggota dewan. Saya ini tengkulak gabah, wiraswasta Saya ini,” ujar Niryono.

Sebelumnya diwartakan, NWR warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ditemukan tak bernyawa di dekat makam ayahnya pada Kamis (2/12/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kabar kematian NWR tersebut sempat viral di Twitter lantaran ada akun yang menceritakan kejanggalan kematian temannya itu.

Dalam beberapa akun di media sosial, beredar kabar NWR diduga dirudapaksa dan dipaksa menggugurkan kandungannya oleh sang kekasih bernama Bripda Randy Bagus (RB).

Bripda RB yang merupakan kekasih NWR diduga menjadi pemicu NWR mengakhiri hidupnya.

Hingga akhirnya Bripda RB mengaku bahwa ia memaksa NWR untuk melakukan aborsi usai menghamili korban.

Kini, Bripda RB telah dipecat dan ditahan oleh pihak Polda Jatim.

Bripda RB Ditangkap

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas TV, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan pihaknya telah bergerak cepat untuk mengungkap kasus kematian NWR.

Dari hasil penyelidikan, saat ditemukan tewas, di dekat tubuh korban juga ditemukan adanya bekas minuman yang bercampur potasium sianida.

Sementara hasil visum luar yang dilakukan oleh Puskesmas Sooko pada Desember 2021 tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menjelaskan, Bripda RB saat ini telah ditahan untuk diproses lebih lanjut terkait kasus kematian NWR.

Penahanan terhadap Bripda RB dilakukan untuk mempermudah proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menegaskan akan bertindak tegas terhadap Bripda RB.

Jika terbukti bersalah, kata Brigjen Slamet, maka anggota polisi tersebut akan ditindak tegas secara internal oleh Polri dan juga pidana umum.

Selain dianggap melanggar pasal pidana, Bripda RB juga terancam dipecat dari kepolisian karena melanggar kode etik.

Perbuatan melanggar hukum tersebut, menurut Wakapolda Jawa Timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo, secara internal melanggar ketentuan yang sudah diatur di kepolisian yaitu Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik Pasal 7 dan 11.

“Ini sudah memenuhi unsur, hukuman terberatnya adalah Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH). Ini hukuman terberat,” terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (4/12/2021) malam.

RB yang berpangkat Bripda itu sebelumnya juga ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana aborsi atau pasal dengan sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin.

RB dijerat pasal 348 KUHP juncto pasal 55 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Catatan Redaksi: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Kesehatan Jiwa RSD/RSJ.

Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan “Into The Light”

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: intothelight.email@gmail.com

Web: intothelightid.wordpress.com

Save Yourself

Facebook: Save Yourselves

Instagram: @saveyourselves.id

Line: @vol7047h

Web: saveyourselves.org.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM